Our Blog

Benarkah Daihatsu DN Multisix Jadi Pengganti Xenia di 2019?

Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia bukan hanya sekadar mirip. Sejak rilis di 2003, kedua mobil ini berasal dari pabrikan yang sama, di produksi oleh Astra Daihatsu Motor.

Avanza dan Xenia termasuk kategori Low MPV (Multi Purpose Vehicle) ini banyak diserang berbagai model dari kompetitor mereka. Bahkan yang baru baru inir, kehadiran Mitsubishi Xpander mulai menggoyang kedudukan Xenia dan Avanza di market indonesia.

Tentu saja, bagi mereka yang sudah cinta dengan produk Toyota maupun Daihatsu, mempertanyakan kapan dua perusahaan yang bernaung di bawah payung grup Astra ini kembali memberikan kejutan, terkait perubahan mayor pada Avanza dan Xenia.

Selain itu, apakah DN Multisix yang hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2017 dan Tokyo Motor Show 2017 lalu akan menjadi Avanza-Xenia generasi selanjutnya?

Marketing Director PT ADM Amelia Tjandra menanggapi hal ini bahwa hingga saat ini Daihatsu belum akan mengeluarkan Avanza-Xenia terbaru. Amel menampik soal Daihatsu DN Multisix yang diisukan bakal hadir di 2019 mendatang.

“Belum bisa bicara, karena priority-nya kan satu-satu, mau yang mana dulu,” ucap Amel saat ditemui di sela cara media test drive di BSD, Tangerang Selatan.

Benarkah Daihatsu DN Multisix Jadi Pengganti Xenia di 2019?

Terkait dengan DN Multisix, Amel meyatakan bahwa mobil tersebut masih sekadar konsep dan belum tentu menjadi model baru yang bisa diproduksi masal.

Amel menegaskan Daihatsu ingin membuat model Xenia anyar dengan menggunakan platform baru.

“Yang pasti dilihat dari schedule waktunya, ada yang refreshment ada yang full model change. Belum bisa sekarang belum ditentukan,” katanya.

Amel sendiri menyatakan, wajar jika perusahaan khawatir di tengah sarat kompetisi. Namun demikian, Amel percaya Daihatsu masih memiliki pasar sendiri di Indonesia.

Menurut Amel, Indonesia menjadi negara favorit untuk mobil kategori MPV. Sebaliknya, di negara lain MPV kurang diminati lantaran berbeda culture soal mobil.

“Seperti Malaysia citycar, makanya Sirion jualnya ribuan, bisa sembilan ribuan paling sedikit tujuh ribuan. Thailand yang laku double cabin, karena mereka banyak pertanian, double cabin laku dan diberi subsidi juga, di Filipina yang laku Wigo Ayla,” ungkapnya.

Sumber: Liptan6.com

Leave A Comment

close